ALKITAB for TODAY..

WELCOME TO MY BLOG...(",)

Biarlah setiap tulisanku ini,bisa memberikan inspirasi,motivasi dan kekuatan bagi semua yg membacanya....hope you enjoy and like it...be bless...^_^...!!!

Kamis, 17 Februari 2011

KEPERCAYAAN

Kepecayaan adalah alasan untuk bertahan.
kepercayaan tidak menjanjikan sebuah kepastian, penjelasan, bahkan sebuah hasil yang mengembirakan. Bagiku kepercayaan adalah hanya percaya tanpa banyak bertanya.

Didalam sebuah kepercayaan hanya ada kesabaran, harapan, keteguhan, dan ketegaran.
saat hidup yang kita alami begitu sulit, satu-satunya jalan untuk bertahan  adalah percaya bahwa ketika TUHAN memilih kita untuk menjalani suatu kehidupan yang sukar, maka DIA memiliki satu alasan tersendiri yang tak dapat kita mengerti. Yang tentunya dengan melalui berbagai proses, someday kita pasti bisa menemukan sebuah penjelasan atas apa yang DIA perbuat.
Memang tidak mudah untuk bisa berdamai dengan sebuah keadaan hidup yang jelas-jelas tidak bisa kita terima, tapi menyalahkan diri sendiri, orang lain ataupun TUHAN tidak akan membuat keadaan kita jauh lebih baik, yang ada kita makin merasa terpuruk, kehilangan harapan dan frustasi disepanjang hari-hari yang kita jalani.kita kehilangan kepercayaan diri, membenci gambar diri kita sendiri dan seringkali tidak dapat mengendalikan emosi kita. dan hasil dari semua itu adalah, kita tidak akan mendapatkan apapun, kita justru akan kehilangan banyak waktu untuk sebuah hal yang sia-sia. Bukankah untuk bisa mengasihi orang lain kita harus belajar mengasihi dan mencintai segala yang sudah TUHAN berikan dalam hidup kita? Karena memang itulah yang DIA inginkan untuk kita perbuat dalam hidup ini, yaitu untuk saling mengasihi satu sama lain.
Saat ini, jika kita merasakan hal yang sama, segeralah kita mengambil satu pilihan untuk berubah. percayalah bahwa tidak ada manusia yang diciptakan tanpa maksud dan tujuan yang mulia bagi-NYA. Hidup itu sebuah pilihan, BAPA memberikan kita hak untuk menentukan jalan hidup yang akan kita jalani, jika kita memilih untuk menjalani hidup ini dengan terus meratapi dan mengasihani diri kita, maka selamanya kita hanya akan terkurung dalam dunia yang berselimutkan duka. kita tidak akan pernah menghasilkan apapun untuk menyenangkan hati-NYA dan menjadi berkat bagi orang lain.hal itu akan jauh berbeda jika kita memilih untuk menaruh kepercayaan kita sepenuhnya pada YESUS, karena saat kita menentukan pilihan untuk mempercayakan seluruh pengaturan hidup kita pada-NYA, maka YESUS akan memulihkan gambar diri kita, dan berlahan tapi pasti, kita akan menemukan alasan-alasan yang sebelumnya tak bisa kita lihat karena tertutup kabut duka yang menyelimuti hidup kita. YESUS akan membuat kita bisa menemukan potensi-potensi yang ada dalam diri kita, dan akan mengasah talenta-talenta yang kita miliki untuk kemuliaan-NYA dan kita tidak hanya akan menyenangkan hati-NYA tapi juga akan menjadi berkat bagi sesama.
Tidak akan ada lagi ratapan dalam hidup kita, tidak ada lagi tangis duka cita, dan tentunya tidak akan ada lagi keputusasaan dalam menjalani hidup ini.yang kita rasakan hanyalah suka cita yang melimpah dalam menjalani hari-hari hidup. Mungkin apa yang kita harapkan itu akan membutuhkan waktu yang panjang untuk bisa terwujud, mungkin kesembuhan itu akan terjadi setelah melalui proses yang panjang, tapi setidaknya ketika kita memilih men jalani hidup bersama DIA, maka penantian itu tidak akan pernah sia-sia, karena ALLAH kita adalah ALLAH yang luar biasa, ALLAH yang perkasa,dan ALLAH yang sanggup melakukan mukjizat.

Jadi apa yang akan kita lakukan ketika kita menghadapi hal yang sama? Apakah kita memilih untuk terus meratapi hidup, atau memilih untuk menjalani dan menerima hidup dengan meletakan segala pengaturan hidup kita didalam YESUS?
Semuanya ada pada keputusan kita, maukah kita menjadi berkat dan menghasilkan buah bagi-NYA atau hanya menjadi seseorang yang terus meratapi hidupnya???

(…Bukan kamu yang memilih AKU, tetapi AKUlah yang memilih kamu. Dan AKU telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada BAPA dalam namaKU, diberikan-NYA kepadamu. Inilah perintah-KU kepadamu : kasihilah seorang akan yang lain…YOHANES 15:16-17…)

                                                                                                      By:THAN

WHEN WE BELIEVE

Adakah yang bisa menjelaskan alasan dibalik suatu kesukaran?, mungkin akan jauh lebih mudah bagi kita dalam menghadapi suatu kesukaran kalau kita tau mengapa itu harus kita alami.?
tapi adakah seseorang di dunia ini yang mampu menyelami pekerjaan tangan-NYA?

Terkadang,disaat kita berhadapan dengan sebuah masalah hidup yang sulit, kita tidak bisa melihat tujuan mulia dibalik kesukaran yang DIA buat dalam hidup kita, kita hanya fokus pada masalah dan rasa sakit yang kita terima dan menutup mata akan maksud dan tujuan mulia yang memang sudah dari awal DIA sediakan untuk kita.
kesukaran membuat kita tidak berani berharap, percaya, dan taat pada apa yang DIA janjikan. Bukankah janji TUHAN itu YA dan AMIN? Jadi apa lagi yang harus kita ragukan? TUHAN tidak menyuruh kita untuk memikul beban kita seorang diri, DIA justru menyuruh kita untuk menyerahkan semua beban hidup dan penyakit kita pada-NYA, karena untuk itulah DIA rela mati di kayu salib, untuk menanggung apa yang seharusnya kita terima.dan semua itu DIA lakukan karena kasih-NYA yang begitu besar pada kita, dan untuk semua itu DIA hanya meminta kita untuk percaya pada-NYA, dan ketika kita mulai mempercayakan hidup kita pada-NYA, maka DIA akan memakai kita untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan kasih yang sebelumnya pernah DIA lakukan, bahkan mungkin kita bisa DIA pakai untuk melakukan pekerjaan kasih yang lebih besar.


Karena itu, saat kita dihadapkan pada suatu keadaan hidup yang sulit, beranikan diri untuk  datang dan percaya pada semua janji-NYA, arahkan pandangan kita hanya kepada YESUS saja dan jangan pernah lagi melihat keadaan sulit yang kita alami ,teruslah fokuskan  pandangan kita pada terang kasih-NYA, dan lakukanlah yang terbaik untuk pekerjaan kasih yang DIA perintahkan, karena setiap kali kita melakukan hal yang DIA kehendaki maka saat itu juga kita sedang memancarkan terang kasih-NYA.
DIA tidak pernah menjanjikan suatu perjalanan hidup yang membahagiakan bagi kita, DIA justru terus mengatakan pada kita untuk memikul salib kita dan mengikut DIA. Semuanya mungkin tidak terlihat indah, tapi ketika YESUS menjadi satu-satunya yang kita butuhkan, maka semua penderitaan itu tidak akan pernah terasa lagi dan salib yang kita pikul akan jauh terasa lebih ringan dari sebelumnya.
Dan ketika kepercayaan kita pada-NYA dipersatukan dengan iman dan harapan dalam sebuah doa yang sungguh. Maka disanalah kita akan berjumpa dengan sebuah mukjizat TUHAN yang luar biasa nyata dalam hidup ini.
Ingatah satu hal, yang perlu kita lakukan hanyalah PERCAYA..!!!

(…Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-KU, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang AKU lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab AKU pergi kepada BAPA ; dan apa juga yang kamu minta dalam nama-KU, AKU akan melakukannya, supaya BAPA dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-KU dalam nama-KU, AKU akan melakukannya….YOHANES 14:12-14..)

                                                                                                                    By:THAN

Jumat, 15 Oktober 2010

SEMUA TERJADI KARENA SUATU ALASAN

Semua dimulai dari impianku. Aku ingin menjadi astronot. Aku ingin terbang ke luar angkasa. Tetapi aku tidak memiliki sesuatu yang tepat. Aku tidak memiliki gelar. Dan aku bukan seorang pilot. Namun, sesuatu pun terjadilah.

Gedung Putih mengumumkan mencari warga biasa untuk ikut dalam penerbangan 51-L pesawat ulang-alik Challanger. Dan warga itu adalah seorang guru. Aku warga biasa, dan aku seorang guru. Hari itu juga aku mengirimkan surat lamaran ke Washington. Setiap hari aku berlari ke kotak pos. Akhirnya datanglah amplop resmi berlogo NASA. Doaku terkabulkan. Aku lolos penyisihan pertama. Ini benar-benar terjadi padaku.

Selama beberapa minggu berikutnya, perwujudan impianku semakin dekat saat NASA mengadakan test fisik dan mental. Begitu test selesai, aku menunggu dan berdoa lagi. Aku tahu aku semakin dekat pada impianku. Beberapa waktu kemudian, aku menerima panggilan untuk mengikuti program latihan astronot khusus di Kennedy Space Center.

Dari 43.000 pelamar, kemudian 10.000 orang, dan kini aku menjadi bagian dari 100 orang yang berkumpul untuk penilaian akhir. Ada simulator, uji klaustrofobi, latihan ketangkasan, percobaan mabuk udara. Siapakah di antara kami yang bisa melewati ujian akhir ini ?

Tuhan, biarlah diriku yang terpilih, begitu aku berdoa. Lalu tibalah berita yang menghancurkan itu. NASA memilih orang lain yaitu Christina McAufliffe. Aku kalah. Impian hidupku hancur. Aku mengalami depresi. Rasa percaya diriku lenyap, dan amarah menggantikan kebahagiaanku. Aku mempertanyakan semuanya. Kenapa Tuhan? Kenapa bukan aku?

Bagian diriku yang mana yang kurang?Mengapa aku diperlakukan kejam ?

Aku berpaling pada ayahku. Katanya: “Semua terjadi karena suatu alasan.”

Selasa, 28 Januari 1986, aku berkumpul bersama teman-teman untuk melihat peluncuran Challanger. Saat pesawat itu melewati menara landasan pacu, aku menantang impianku untuk terakhir kali. Tuhan, aku bersedia melakukan apa saja agar berada di dalam pesawat itu. Kenapa bukan aku? Tujuh puluh tiga detik kemudian, Tuhan menjawab semua pertanyaanku dan menghapus semua keraguanku saat Challanger meledak, dan menewaskan semua penumpang.

Aku teringat kata-kata ayahku: “Semua terjadi karena suatu alasan.” Aku tidak terpilih dalam penerbangan itu, walaupun aku sangat menginginkannya karena Tuhan memiliki alasan lain untuk kehadiranku di bumi ini. Aku memiliki misi lain dalam hidup. Aku tidak kalah; aku seorang pemenang….

Aku menang karena aku telah kalah. Aku, “Frank Slazak”, masih hidup untuk bersyukur pada Tuhan karena tidak semua doaku dikabulkan.
:
Tuhan mengabulkan doa kita dengan 3 cara:
1. Apabila Tuhan mengatakan YA. Maka kita akan mendapatkan apa yang kita minta.
2. Apabila Tuhan mengatakan TIDAK. Maka mungkin kita akan mendapatkan yang lain yang lebih sesuai untuk kita.
3. Apabila Tuhan mengatakan TUNGGU. Maka mungkin kita akan mendapatkan yang terbaik sesuai dengan kehendakNYA.

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. ROMA 8:28.