ALKITAB for TODAY..

WELCOME TO MY BLOG...(",)

Biarlah setiap tulisanku ini,bisa memberikan inspirasi,motivasi dan kekuatan bagi semua yg membacanya....hope you enjoy and like it...be bless...^_^...!!!

Kamis, 28 Juli 2011

Speechless…!!!

Aku tiba-tiba saja teringat sebuah kejadian kira-kira dua bulan yg lalu, tepatnya tanggal 29 mei 2011. hari itu hari minggu, dan seperti biasanya rumah lagi rame-ramenya karena keluarga pada ngumpul semua baik tante, om, sepupu2ku, semuanya hari itu memang lagi ngumpul di rumah selepas pulang dari gereja.
dan seperti biasanya juga, aku selalu memilih untuk tidak mengambil bagian dalam perkumpulan keluarga besarku. siank itu aku lebih memilih untuk menyelesaikan buku bacaanku yaitu buku Crazy Love by Francis chan yang sudah separuh ku baca.
 

Tapi tiba-tiba saja aku menutup buku yang sedang aku baca, dan kemudian merenungkan kembali suatu hal ( yang memang sudah beberapa hari yang lalu mengusik pikiranku ).
Sampai kapan hidupku seperti ini terus? bisakah aku melakukan sesuatu yang bisa menyenangkan hati-Nya? atau apakah hidupku selama ini sudah menjadi berkat bagi orang lain? jujur saja, pertanyaan-pertanyaan ini terus saja menghantuiku selama ini. dalam hati aku ingin melakukan banyak hal untuk kemuliaan-Nya, tapi apa daya kondisiku tidak bisa mendukung semua kerinduanku. yang bisa aku lakukan selama ini hanyalah menulis segala hal yang bisa aku pahami tentang kasih-Nya. tetapi apakah itu cukup?
Siank itu aku benar-benar merasa sepertinya hidupku hanya terus menerus berputar pada keadaan yang sama, yang hanya terus menerus melahirkan pertanyaan mengapa dan kapan Tuhan ?.
aku kemudian memutuskan untuk meletakan buku yang sedang kubaca, dan memilih untuk kembali ‘berselancar’ di dunia maya…


Saat akun FaceBook’ku mulai terbuka, seperti biasanya disudut kiri atasnya sudah terlihat warna merah tanda bahwa aku memiliki beberapa pemberitahuan. aku kemudian meng’kliknya untuk melihat pemberitahuan apa itu ?.
aku sedikit terkejut dan penasaran dengan pemberitahuan yang ada. isi pemberitahuannya kaya gini :

” Elihu Jonathan SN menyebut anda pada sebuah komentar “

????….jujur saja aku heran ?, komentar apaan ya ?, ko’ ada namaku disebut ? ( kaya judul lagu ye, di doa ibuku, ada namaku disebut..haha..^_^’ ).
aku pun membukanya, dan membaca isi komentar temanku itu. dan inilah isi komentar dari temanku elihu.:


“Says: Hummm… Tadi Baca Buletin Di Gereja Pas Halaman Terakhir Kok Aku Tidak Asing Ya Dengan Kisah Itu,,, Kayaknya Kisah Kesaksian Yang Di Bulletin Gereja Tuh Kesaksiannya Temen FB’ku Yang Bernama Yanne Than Takaendengan ,,, Hummmm… Memberkati Banyak Orang Lhoh Sist… (“,)”.

Haah..!!!, bagaimana bisa ? temanku itu kan tinggalnya di klaten ? jadi bagaimana bisa kesaksianku ‘nongol’ disana tanpa sepengetahuanku ? ( aku kaget bukan karena ngga ngijinin mereka memuatnya, hanya saja ko’ kesaksianku udah jauh nembus sampe ke kota orang ? haha…=,=! )
Keheranan plus ngga percaya, aku pun give coment ke statusnya untuk memastikan itu benar atau ngga ?.


Masa sih bro…??
Yg muat sapa?..puji TUHAN banget kalo udah meberkati banyak orang..aku bener2 ngga bisa bilang apa2…aku senang bisa dipakai TUHAN untuk mmberkati banyak orang..(Ko’ pengen nangis ya?hehe)JBU^^



Prince Elihu Jonathan Says:
Yanne Than Takaendengan = Iya,,, Bener Kok… Aku Tadi Waktu Baca Awalnya Kok Rasa2nya Ga Asing Buatku, Rasanya Udah Pernah Baca Di FB Deh,,, Eh, Ku Lihat Bagian Terakhir Tertulis:
Yanne Takaendengan
Sumber: Than Taka
Wah,, Lhah Ini Khan Temen FBku (*Ngaku2) Wkwkwkwk… Terkenal Juga Nieh Temen FBku,,, Heheheheheheehe…



Yanne Katrina Takaendengan
Ħä⌣ªˆ◦ˆĦã⌣ªˆ◦ˆĦå⌣ª…
Oh…kayanya diambil dari jawaban.com soalnya aq juga upload d sana kesaksianku”
.


Prince Elihu Jonathan
Says:
Hehehehehe… :) ) ,,, Iya,,, Aku Juga Pernah Baca Di Jawaban.com Kisahmu…. Cuman Kenapa Aku Kaget Waktu Baca Di Buletin Gereja,,, Soalnya Ruang Kesaksian Buletin Gereja Itu Dari Dulu Isinya Adalah Kesaksian2 Jemaat Gereja Setempat Yang Kesaksian Tentang Sakit Mereka Lalu Tuhan Sembuhkan… Dan Baru Kali Ini Ini Aku Baca Kesaksian Buletin Gereja Yang Berasal Dari Luar Jemaat… Tapi So Memberkati Jemaat Kok… ^_^ Maju Terussss Sist…^^



   Speechless…!!!, itulah perasaanku saat mengetahui tentang kesaksianku, yang ternyata sudah beredar sejauh itu. aku begitu terharu bukan karena aku bisa dikenal banyak orang, tetapi karena Tuhan menjawab semua pertanyaan-pertanyaanku selama ini tentang apa arti dan tujuan hidupku selama ini?
disaat aku mulai merasa semua yang aku lakukan sia-sia, justru jawaban-Nya begitu nyata Dia berikan padaku. aku benar-benar tak bisa berkata apa-apa, hanya air mataku yang bisa ‘berbicara’ saat itu untuk mengungkapkan betapa terharunya aku akan kasih dan penyertaan-Nya selama ini dalam hidupku.

  Temanku bahkan memotret halaman belakang dari buletin gerejanya yang berisi bagian terakhir dari kesaksianku. elihu memang pinter hahaha…^_^!





   Jadi saat ini, tidak ada lagi yang akan membuatku untuk berhenti hanya untuk sekedar bertanya ‘mengapa’ atau ‘kenapa’ ???
aku akan terus menapaki hari demi hari bersama-Nya, dan melakukan segala sesuatu yang terbaik sebisaku.
karena aku akhirnya tahu, apapun yang kita lakukan dengan keinginan yang tulus untuk menyenangkan-NYA. pasti tidak akan ada yang berlalu dengan sia-sia. segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita, PASTI memiliki tujuan masing-masing untuk kemuliaan-Nya.
Terima kasih Yesus, karena sudah memilihku untuk menjalani semua ini.
biarlah segala kemuliaan dan hormat, hanya bagi-Mu Tuhan.
God Bless…^^

                                                                                                      By : THAN

My TESTIMONY !!!

I’m not the one who dares to speak in front of many people ….
that’s why I have a habit to write what I think and who I want to express ….
and now, I want to write the way my life with him …..
I want everyone who read, see, even through all this together reply with, understand and know,
that thou the only GOD who deserves to be worshiped and trusted ….
and if some sources say, miracles no longer happen in today, then I’m the first person who would dispute that statement, because I myself have received a miracle in my life today …
who I did was, clutching tightly faith was HE who gave me the full expectation to Him ..
and unite them in a pray…

This testimony ……

22years ago, I was born with a normal and healthy, no one weird thing that must make parents afraid of ….
until I was 1st years, I had an accident while playing and broke his leg …
then, for my parents, maybe it’s a common occurrence in children who frequent my age …
to the same incident happen again, I had a broken bone back just because of a fall while playing …
in the hearts of my parents began to appear frightened, and they decided to check how I was doing dirs …
and doctors discovered that if I had skeletal abnormalities at birth, more precisely the bones brittle and should not be an impact-hard that will result in broken bones, illness is almost similar to Osteoporosis, osteoporosis difference is only experienced by women who are elderly, while I, already experienced it since childhood …
The worst thing of all is, there is no cure illness, but continued to watch me for 1 * 24 hours in order not to fall or run into conflict-hard …
my last hope to recover is by doing surgery spinal marrow, and even then chances of recovery are very slim, and the risk of the operation it is, most likely I will experience total paralysis …
then my parents did not dare take that risk, and decided to take care and look after their best …
time went by and grab all my happynes, made me realize that I differ with all of children my age, I grew to be very shy, insecure, always pessimistic and whiny … I feel absolutely no reply bright future, everything seemed dark to me. ..
upon graduation from elementary school, I decided to quit school and did not continue anymore, my heart is sick every time I see the suffering my parents every day who have to keep inconvenience to divide their time at school and take care of me and picked me up after school, I even had to give up school scholarships for the sake of my decision … but for me it does not sacrifice the sacrifices of my parents who’ve done for me when it’s important who I can count and read and write, it is more than enough ..!!!

when all my freand busy adapting to their new school, instead I was busy adapting to the solitude …. I spend my time locked in my room … I was content with attending healing service , wherever there healing service, there where there is definitely no mother and me .. . our hope is only one, if doctors can’t not cure my illness, Jesus certainly can, because HE is a doctor above all the doctors …. then, though my life miserable, I do not stop believing in HIS promise …..
until the time I was 13years, there mother friend who recommended a servant of the Lord”who he said”could cure various diseases, and”he”has been proven ….

and I finally got a chance to attend his healing service .., I’m so happy that time, I thought this might be the beginning of a new life for me … yeah .. I would definitely recover …
that night, I attended the healing service with mom and dad, initially all went well, until the servant of the Lord told me to move forward …. when I was in front of him, he began to pray for me, after he had finished praying, he told me to jump …
he said, if I really believe was cured, prove to jump, then reply with full confidence that I’m cured, I will jump ….
… is not a cure but I can reply, but my legs were broken, and my right hand was broken to..
pain taste …. but even more sick is my heart, I’m disappointed in Father, I’m angry, I was hurt and devastated, why Father did all this to me? should not I get a cure? but why exactly my illness is getting worse? is whether the price who should I pay for my faith to YOU? what my sin to YOU? or whether the sins of my parents to YOU? so that YOU are sentenced him to me ..?
what happened that night changed my whole life, I’m no longer a girl who has full confidence in HIM, I realy2 no longer wish to establish a relationship with the Father, HE is no longer a place for me nail to hang … I no longer read the bible, I keep my Bible in the cabinet who … most in my mouth no longer issued worship for HIS, even i eat no longer I start with prayer … I realy2 off HE arms to me … I live with my own way, the way I myself do not know who will end up where …

4years then, as I’ve aged 17, I’m sick again … I broke his legs and arms again …. then I do not have to know what, my position was far from HIM, my heart began to emerge Question who made me rethink my decision
leave it ….
who I felt the pain is much greater when I’m not with HIM … I finally decided to go back believe it …
very heavy indeed, but my desire to believe it is much bigger than my disappointment HIM …
I take back my Bible who already feels old so long time not read … and as usual, before reading, I pray to HIM … and to this day I still remember vividly that my prayer …..( FATHER …” I do not can’t talk long enough, only audible sobs )…. who knows how many days have passed without i calling You Father …., I try to live it all with my strong own, because I was disappointed and angry with YOU … FATHER and now I’m tired, I’m tired of this …. forgive all my folly, and if it’s forever I have to live with circumstances like this, and if it is YOUR will then I will accept it, and let I can please YOU both in strong or amiiin my pain ….”

after I prayed, I opened my Bible for granted, and I found a verse in John 9:2-3 ..”His disciples asked him:”the rabbi, who is who sinned, this man or his parents, so that he was born blind?”said Jesus;”and instead he nor his parents sinned, but that the works of GOD should be made manifest in him ..
when I read that verse, I cried uncontrollably, all my questions about what my sin, or what my parents so that sin
I have to bear all this, answered in this paragraph, maybe not me or my parents who sinned, but did jobs GOD should be revealed in my life …

since then, I started to learn to love everything that is upon me, loves anything that has given HIM in my life, good or bad .. I learned to love it all …
slowly but SURE … FATHER restore my life … my whole life, I’m just content with learning to understand His Word, praying and fasting … that’s who continue to do in my waitting I will fulfill His promises in my life …

I am also very grateful, because in my waitting, the Father gave me a family who is always ready to help me, my parents who never tired of watching over, and a great sister who always tried to make me happy … and for me, they are a manifestation of the love of GOD in my life ….
3years later,when i was 20years. i followed the sacrament of confirmation when it was quite difficult for me, because every week i should be back and forth to curch to attend catechism while then i can not walk alone, fortunately pastor allowed me to come when only there are importan materials that will be discussed…

21-October-2007, the day we will be confirmed at a new church confirmation…
with step hobbled reply, I entered the church accompanied by the panel of my column space …
I could clearly see, there are so many eyes looking at me who, even some time to see me cry ..
I realy2 thrilled to see His love is so great reply, reply with me so I can get through the day fine, but when entering the church, I’ve started to feel intense pain in my reply, but Thank God I can get through it all ….

since then, I began to see real miracles in my life Lord, be it suddenly or it was about time … I was able to stand alone without the hands of others, then I have started to move … one step, two steps … three … and so on without any sense of who I feel my feet hurt …
all does not stop there, day after day, Father showed his miraculous to me … not just step myself, I even was able to do all of the previous reply is impossible I can do …
and one more miracle which makes my extended family do not believe I could do it … July 2 last year I got a job in a butiq, and although I’m not old enough to work there, but at least it proves that, until now …

Father is still working and able to perform miracles ..
who we need to do is, keep faith, still believe in him, and still have hope in Him …
then, united them in thanksgiving, prayer and fasting …
then you MUST be seen miracles too …..
Let through this testimony, all the people who read and who heard it, strengthened in hope fully to HIM, and let all the weak who can be confirmed, remember one thing that this testimony only to prove, that … until now, the Father is still working to provide miracles in life who believe in him who’s believe including your life ….. also because of the promise the Lord’s YES and AMEN ..!!!, BELIEVE .. .!
Be Bless with my testimony…JESUS love us ^^

                                                                                                          By : THAN

Teror BOM dan Eskalator (KESAKSIANKU PART 2)


Aku masih mengingat jelas kejadian sekitar 2 tahun yang lalu. Waktu itu aku masih bekerja di salah satu mall ternama dikotaku tepatnya disalah satu toko baju di mall itu. saat itu meskipun aku sudah bekerja kurang lebih dua setengah bulan, tapi jujur saja aku belum pernah yang namanya melewati tangga eskalator.
 

Sejak hari pertama aku masuk kerja, aku hanya menggunakan yang namanya lift, secara tempat aku bekerja itu terletak di lantai 4 mall itu. aku memilih untuk lebih memakai lift dari pada eskalator bukan karena ingin lebih cepat sampai di tempatku bekerja, tapi karena aku memang sama sekali tidak bisa menaiki tangga eskalator tanpa ada yang mendampingiku.
 

Sejak aku sembuh dan bisa berjalan lagi, itu tidak menjamin aku bisa melakukan banyak hal seorang diri, yang salah satunya seperti menaiki tangga eskalator sendiri. aku sering merasa takut kalau-kalau langkah kakiku tidak bisa mengimbangi lajunya putaran tangga eskalator itu. dan untuk mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan aku memutuskan untuk menggunakan lift saat inggin naik ke tempat aku bekerja.
Jujur saja waktu itu aku tidak yakin pada diriku sendiri kalau aku bisa, dan terlebih lagi aku justru melupakan kalau YESUS pernah menolongku sebelumnya dengan menyembuhkanku, jadi kenapa untuk hal yang sekecil ini DIA tidak bisa menolong? Ketakutanku untuk sakit lagi, membuatku lupa pada kuasa-NYA yang begitu besar yang sanggup menolongku mengatasi ketakutanku ini.
 

Kemudian semuanya berubah sejak kejadian malam itu. seperti biasanya, hari itu aku pergi kerja dan melakukan pekerjaanku seperti hari-hari biasanya. menjelang soreh, bagian informasi dari pihak mall mengumumkan pada pengeras suara bahwa ada sebuah paket yang tertinggal disamping lift di lantai 3 satu lantai tepat dibawah tempatku bekerja. Saat itu kami yang bekerja dilantai itu sama sekali tidak terlalu memperdulikan pengumuman itu karena yang kami tahu itu hanyalah pengumuman biasa dan berharap pemilik dari paket itu bisa segera mendengar dan mengambilya.
 

Satu jam berlalu, dan pihak mall kembali mengumumkan pengumuman yang sama, saat itu salah seorang cleaning service yang bertugas di lantai kami malah bercanda dan bilang “eh..jangan-jangan itu bom…??” aku dan teman-temanku yang mendengarnyapun hanya tertawa tanpa menyadari kalau itu akan menjadi sesuatu yang serius.
 

Pukul 19:30 aku, bos, dan ibu bosku sedang duduk-duduk di toko karena hari itu toko memang lagi sepi-sepinya, saat itu kami hanya menunggu waktu menunjukan pukul 20:00 dan kemudian menutup toko. Saat kami sedang asyik-asyiknya ngobrol, tiba-tiba salah seorang cleaning service datang sambil berlari-lari seperti orang gila dan berteriak “ di lantai 3 ada bom, paket yang tadi itu benar-benar bom..!!!”.





                                                        ( Ternyata itu Bom beneran...=,=! )
 

   Terang saja kata-katanya membuat semua ‘penghuni’ lantai 4 itu pada ketakutan setengah mati termasuk juga aku sendiri. masih teringat jelas gambaran kejadian malam itu dipikiranku, bagaiman a gaya ibu bosku yang ketakutan kesana-kemari ngga tau jelas mau apa? Dengan mulut yang komat-kamit ngga tau juga ngomong apa?, belum lagi seorang ibu penjual sepatu dan sandal yang memiliki dua toko di lantai itu, terlihat jelas betapa binggungnya dia antara mau menyelamatkan toko atau dirinya sendiri. terang saja kelabakan, kami saja yang hanya menjaga satu buah toko sudah kebingungan setengah mati waktu menarik pintu tokonya, apalagi dia yang harus dengan cepat menutup kedua tokonya tanpa harus kehilangan salah satu barangnya. .
 

  Saat itu aku ingin segera menghubungi orang tuaku, tapi sialnya pulsaku berada pada tingkat paling rendah, aku hanya bisa bilang, “ yaa ampun, kenapa harus sekarang aku sadar kalau mengisi pulsa sebelum perlu itu sangatlah penting?”
Malam itu aku seperti berada pada salah satu adegan sebuah film action, dimana gambar disekitarku berlahan terlihat bergerak lambat, dan orang-orang disekitarku berteriak , berlari, dan kebingungan. Aku hanya terdiam dan tidak tahu harus berbuat apa?, semuanya terasa menakutkan tapi aku tak bisa berlari untuk menghindar. Aku hanya berdiri terpaku diam sambil melihat orang-orang disekitarku yang berlari kesana-kemari untuk mendapatkan keselamatannya masing-masing. Aku dikejutkan oleh panggilan bosku, “ yann, malam ini kita pulangnya bareng, kamu jangan pulang sendiri, kita turun kebawa sama-sama aja.”. aku benar-benar sangat bersyukur karena mendapatkan seorang bos yang benar-benar sangat peduli dan mengerti benar akan keadaanku.
Aku yang biasanya selalu pulang sendiri tapi malam itu harus bareng sama bosku dan mamanya, saat itu aku berjalan sambil berpegangan tangan sama mama bosku untuk menuju lift. Tapi keadaan berubah menjadi lebih menakutkan bagiku karena ternyata liftnya di blog sama polisi dan kami disuruh turun lewat tangga eskalator.



 

  WHAT..??!!. Saat itu, kalau aku ngga ingat usiaku sudah 21tahun, aku pasti sudah menangis sejadi-jadinya karena ketakutan. Dalam hati aku mulai berdoa meminta pertolongan-NYA, tanpa lupa untuk protes sama DIA, “ yaaa ampun TUHAN, kenapa kejadian ini harus aku hadapi?, tak ada satupun yang tahu melebihi ENGKAU seberapa takut dan tidak bisanya aku menggunakan eskalator? Apa ini cara-MU untuk membuat aku berani dan mau menggunakan eskalator? Kalau memang benar, KAU tega TUHAN, kenapa harus tiba-tiba seperti ini?” saat mengucapkan doa ini dalam hati aku benar-benar hampir nangis sangking takut dan kecewa pada-NYA karena membuatku menghadapi situasi ini.
 

  Malam itu aku bukan hanya akan menghadapi satu tangga eskalator, tapi karena tempatku bekerja berada di lantai 4, itu artinya akan ada tiga tangga eskalator yang harus aku ‘taklukan’.
Saat aku berada di depan tangga eskalator yang pertama, aku kembali berdoa dalam hati, dan kali ini aku benar-benar pasrah. “ TUHAN….aku tahu ini terlihat gila dimataku, tapi aku yakin ENGKAU tidak akan membawaku sejauh ini hanya untuk melihatku mati terguling di tangga eskalator kan?, aku memang lemah, tapi ENGKAU kuat dan berkuasa. Jadi aku percaya KAU akan menolongku keluar dari gedung ini tanpa kurang satu apapun.amin.” bersama dengan mama dari bosku, aku meletakan kakiku diatas anak tangga eskalator, dengan mata yang tak beranjak dari kakiku, aku terus konsentrasi agar bisa melangkah disaat yang tepat, dan berhasil..!!!, tangga eskalator pertama berhasil aku ‘taklukan’. Bukannya tertawa senang, aku malah lebih ingin menangis sangking terharu karena perlindungan-NYA(mungkin bawaan aku’nya yang cenggeng kali..hahaha).
 

  Dengan langkah kaki yang semakin dipercepat aku terus berjalan menuju eskalator yang kedua, nafasku semakin terdengar ngos-ngosan karena kelelahan ( jujur saja, aku belum pernah jalan sekenceng itu ditambah sambil ketakutan, komplit deh debaran jantung yang berkumadang semakin cepat dan keras sampai terdengar jelas oleh telingaku.)
Di eskalator yang ke dua aku mulai merasa sedikit lebih tenang karena sudah memiliki sedikit pengalaman dari eskalator pertama yang sudah berhasil aku lewati. Tapi tantangan baru kembali muncul, ( sueerrr deh, aku kaya lagi main game sama TUHAN, dimana setelah menyelesaikan level pertama, maka level berikutnya pasti akan ada tantangan baru yang akan mempersulit.)
Di eskalator kedua keadaan makin menegangkan, yang menaiki eskalator itu pun sudah semakin banyak, baik itu para tenan atau para pengunjung yang berhamburan untuk secepat mungkin berada di luar gedung, mereka semua mulai menumpuk di eskalator ke dua dimana aku berada, dan tiba-tiba saja eskalator itu melaju dengan kencang. seperti sebuah mobil yang putus rem, eskalator itu pun benar-benar tak bisa dihentikan lagi. orang-orang yang sebelumnya berada di belakangku, entah bagaimana caranya tiba-tiba sudah mendahului aku. Saat itu yang aku tahu, aku terhimpit, aku didorong, aku disambar dari belakang. Ibarat sebuah bola dikaki seorang pemain profesional, seperti itulah keadaanku malam itu, di ‘gelinding’ dengan sempurna. Yang tertinggal di eskalator itu tinggal aku dan mamanya bosku juga beberapa orang dibelakangku, sedangkan bosku sendiri sudah terlebih dahulu sampai dibawah. Aku begitu takut ketika eskalator itu semakin dekat dengan lantai, dalam hati aku cuman bisa berteriak pada TUHAN, “aku harus apa s’karang TUHAN..??”
 

  Mataku mulai berkaca-kaca menahan takut, rasanya benar-benar seperti mau mati saja. Tiba-tiba seperti ada sesuatu yang berbisik padaku, “ lompatlah.”, what….??!!!, yang benar saja pikirku, sejauh yang aku ingat, terakhir kali aku lompat hasilnya benar-benar ngga enak ( kalo ada yang sudah pernah baca KESAKSIANKU sebelumnya, pasti tahu apa yang terjadi ketika aku melompat.hahaha…), aku ngga mungkin melompat, aku ngga bisa melompat,aku takut melompat, dan lebih tepatnya lagi aku trauma untuk melompat. Tapi sekali lagi aku mendengar bisikan itu, “ ayo, melompatlah”. Eskalator itu semakin dekat dengan lantai, aku bisa melihat dan mendengar bosku berteriak padaku dan mamanya. “ yann.., ayo lompat..”. kemudian aku kembali mendengar bisikan itu, dan kali ini benar-benar terdengar jelas ditelingaku. “ lompatlah”. Tangan kiriku kemudian memegang erat pegangan eskalator itu, dalam hati aku berkata, “ TUHAN YESUS, aku percaya pada-MU.” Kemudian aku melompat.
 

  Ketika aku menyadari bahwa aku sudah berada di lantai 2 bersama dengan bosku, aku benar-benar hanya bisa terpaku diam dalam kekaguman akan janji dan penyertaan-NYA yang luar biasa padaku saat itu. tapi semuanya tidak berhenti di situ saja, karena masih ada satu lagi tangga eskalator yang harus aku lalui, tapi PUJI TUHAN aku sama sekali tak menemukan kendala saat melewati tangga eskalator yang ketiga, justru aku sudah bisa melewatinya dengan benar.
 

  Ketika aku berhasil keluar dari gedung tempatku bekerja, aku, bosku, dan mamanya berjalan untuk menjauhi gedung itu sejauh mungkin, saat itu aku dan mama bosku berjalan sambil pegangan tangan karena dia takut aku kenapa-napa, jadi dia terus menggandengku dari dalam gedung sampai kami berada diluar gedung, saat sedang berjalan menuju ke jalan raya tiba-tiba saja sebuah motor dengan cepat melaju ke arahku, aku hanya mendengar orang yang berada di sekitarku berteriak, “ awas, ada motor dibelakangmu”, dan saat aku berbalik, aku hanya bisa melihat sekilas cahaya dari lampu motor itu, kemudian memejamkan mata dan berkata dalam hati “ mati aku ”. tapi ketika aku membuka mataku, aku hanya melihat motor itu tepat berada dibelakangku dan sudah berhenti. Saat itu dalam keadaan shock aku hanya bisa melongo kaya orang bego’ disamping mamanya bosku yang sedang mengomeli pengendara sepeda motor itu.
 

  Aku kemudian berdiri sejauh mungkin dari gedung itu, aku melihat ada begitu banyak orang yang berlari kesana-kemari, belum lagi sebuah mobil tim GEGANA yang sudah terparkir manis di depan gedung itu. membuat suasana malam itu semakin menegangkan. Sambil menunggu jemputanku tiba, aku kemudian memikirkan kembali kejadian yang baru saja aku alami.
Aku selamat ?, tak ada sedikitpun luka pada tubuhku, Meskipun aku sudah di ‘gelinding’ seperti bola di atas eskalator tadi, melompat dari eskalator, bahkan hampir ‘first kiss’ sama motor pun, tapi tidak ada sedikitpun goresan pada tubuhku?. TUHAN YESUS menepati janji-NYA dengan menjawab doaku, dan membuatku bisa keluar dari gedung itu dengan keadaaan selamat.
 

  Kejadian malam itu, membuatku semakin menyadari bahwa kuasa-NYA yang begitu besar akan selalu menyertaiku. Suara yang berbisik, keberanian , dan kekuatan luar biasa yang tak kasat mata, sudah membawaku satu tingkat untuk lebih bisa mengandalkan-NYA dalam setiap kesulitanku. YESUS tahu bahwa kekuatanku tidak cukup besar untuk melewati kejadian malam itu, tapi kekuatan-NYA selalu besar untuk bisa kupercayai.
 

   Tidak ada masalah yang besar atau kecil bagi-NYA, ketika kita dengan berani untuk datang kehadapan-NYA untuk meminta pertolongan, DIA akan selalu siap untuk menolong kita.
 


   __41:9 engkau yang telah Kuambil dari ujung-ujung bumi dan yang telah Kupanggil dari penjuru-penjurunya, Aku berkata kepadamu: “Engkau hamba-Ku, Aku telah memilih engkau dan tidak menolak engkau”;
41:10. janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan__
( Yesaya 41:9-10 ).
 


  *seminggu kemudian, pihak gedung tempatku bekerja mengumumkan bahwa paket yang ditemukan malam itu, bukanlah BOM tapi hanya paket yang berisi tumpukan sampah. ( entah itu benar, atau hanya kamuflase pihak gedung agar pengunjung gedung itu tidak berkurang, aku juga kurang tau). Yang jelas berkat kejadian malam itu, aku jadi lebih meyakini bahwa tiada yang mustahil bagi YESUS, baik BOM atau tangga eskalator, semuanya hanya memerlukan kepercayan penuh pada-NYA untuk bisa ditaklukan.
Be Bless… ^^


                                                                                               By : THAN